Mau pasang iklan? silahkan klik menu Contact!

Results for IT

Bocah Hacker lulusan SD, bisa membobol ratusan Situs

19.38
Cerita Hacker lulusan SD bobol Situs Pemerintahan hingga Polri




Di era modern ini, kejahatan memiliki banyak bentuk. Tak hanya kejahatan secara konvensional, tapi juga ada kejahatan di dunia maya
Salah satu kejahatan dunia maya yang kerap terjadi adalah kejahatan meretas atau membobol situs. Hal inilah yang dilakukan kelompok Gantengers Crew. Kelompok yang dipimpin oleh Sultan Haikal (19) ini sukses meretas ratusan situs.

Nekatnya, situs-situs yang diretas bukan cuma situs perusahaan tapi juga situs pemerintah hingga Polri. Total situs yang berhasil diretas adalah 400 situs.

"Situs milik Polri juga ada. Milik pemerintah pusat dan daerah, situs luar negeri dan situs ojek online," kata Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Rikwanto di Komplek Mabes Polri, Jakarta, Kamis (30/3).

Motif pembobolan itu tidak lain adalah ekonomi. Namun, ada juga situs yang dibobol lantaran hanya ingin memamerkan kemampuannya.

Aksi mereka akhirnya terbongkar setelah meretas situs tiket.com. Usai membobol tiket.com, ketiganya kemudian menjual tiket hingga meraup keuntungan mencapai Rp 1 miliar.

Pemilik tiket.com pun baru sadar jika situsnya dibobol setelah hampir satu bulan. Sang pemilik lantas melaporkan kasus tersebut ke pihak Bareskrim.

Setelah diselidiki, Bareskrim Polri pun menangkap tiga pelaku yakni MKU, AI, dan MTN di Kalimantan Timur. Namun saat itu otak di balik pembobolan situs yakni Sultan Haikal masih diburu. Diketahui, ketiganya mengenal Sultan Haikal melalui jejaring sosial Facebook.

Dari hasil pemeriksaan sementara, ketiga pelaku itu bertugas meneruskan hasil pembobolan situs hingga mendapat keuntungan. Selain itu, dari hasil pemeriksaan, Sultan Haikal merupakan pihak yang menerima aliran dana dari hasil membobol situs tersebut. Bahkan, Haikal juga disebut sebagai orang yang paling banyak menerima uang dari hasil pembobolan.

Dari hasil penangkapan, polisi menyita sejumlah alat bukti berupa buku tabungan. Dari pengakuan ketiga pelaku, uang hasil membobol situs itu digunakan untuk membeli dan merenovasi rumah. Ketiga pelaku dijerat Pasal 46 ayat 1, 2, 3, Pasal 30 ayat 1,2,3 dan Pasal 51 ayat 1 dan 2 Undang-undang ITE.

Tak sampai sepekan kemudian, petugas Direktorat Cyber Bareskrim Polri akhirnya berhasil menangkap Sultan Haikal di rumah orangtuanya, di Perumahan Pesona Gintung Residen, Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, Kamis (30/3).

Menurut kuasa hukum Sultan Haikal, Ramdan Alamsyah, kliennya mempelajari ilmu hacking sejak SMP. Canggihnya, hal itu dipelajarinya secara otodidak melalui internet.

"Dia (Haikal) belajar itu sejak SMP secara otodidak, tidak ada guru tidak ada murid, jadi otodidak saja," kata Ramdan saat dihubungi melalui telepon, Kamis (7/4).

Dia mengatakan Sultan Haikal tidak sempat menyelesaikan sekolahnya di SMP. Ketika dikonfirmasi apakah itu disebabkan latar belakang ekonomi keluarga Haikal, Ramdan mengatakan bahwa secara ekonomi, keluarga Haikal tergolong mampu.

"Latar belakang keluarganya mampu cuma anak ini, enggak mau sekolah, karena memang, kalau untuk sekolah mampu, keluarganya mampu, tapi memang anak ini beda dengan kakak-kakaknya," katanya.

Lebih lanjut dia mengatakan, sebelum membobol tiket.com, Sultan Haikal sempat memberi peringatan kepada pihak tiket.com melalui twitter. Saat itu Sultan Haikal menginfokan soal rapuhnya sistem pertahanan situs perjalanan tersebut. Namun, peringatan itu tak ditanggapi oleh tiket.com.

"Niatnya sudah baik sudah ngasih tahu, tapi kan nggak ada tanggapan," katanya.

Dia membantah jika Haikal adalah otak pembobolan. Menurutnya, Haikal disuruh oleh temannya buat meretas. "Didesak temannya kemudian memang temannya itu yang memanfaatkan si Haikal. Dia dimanfaatkan orang yang tidak punya niat baik. Anak ini baik. Tidak ada untuk menguntungkan diri sendiri. Dia habis ngebobol, kemudian password diberi ke temannya yang berinisial J, dia itu yang manfaatin, tiket.com itu sampai miliaran itu. Haikal mah nggak tahu apa-apa," katanya.

Menurutnya, status Haikal yang masih remaja 19 tahun dan cuma tamatan Sekolah Dasar membuatnya dapat dimanfaatkan. "Ya namanya anak kecil. Anak 19 tahun. Kan Haikal ini lulusan SD," katanya.
Bocah Hacker lulusan SD, bisa membobol ratusan Situs Bocah Hacker lulusan SD, bisa membobol ratusan Situs Reviewed by Pao on 19.38 Rating: 5

Pengertian DNS, cara kerja dan fungsinya

20.05
Tahukah anda bahwa tiap-tiap komputer di dunia ini dapat saling terhubung melalui internet dengan menggunakan IP ADDRESS.

Ketika anda mengetik www.paopao.zone.id pada browser maka yang sebenarnya terjadi adalah komputer anda mengakses ke sebuah komputer lain dengan IP 74.125.68.xx / 172.217.194.121 (ip address server paopao) .

Tentu tidak mudah bagi manusia untuk mengingat deretan angka Ip Address apalagi jika ada beberapa IP Address yang ingin di tuju setiap harinya. Nah disinilah DNS berperan sangat penting.

Pengertian DNS dan Fungsinya


Ilustrasi DNS. ©Pandi.id


Domain Name System ( kepanjangan dari DNS ) dapat dianalogikan sebagai buku telepon di Internet.
Sederhananya DNS merupakan kumpulan Nama Host (domain) dan IP Address. Kumpulan data tersebut diperlukan oleh DNS untuk menjalankan fungsinya yaitu Sebagai Penerjemah IP ADDRESS ke Host Name (domain) maupun sebaliknya.

Dalam hal ini manusia dipermudah karena untuk dapat terhubung ke website tertentu tinggal mengingat nama host domainnya saja.
Tanpa DNS anda harus mengetikkan 123.233.112.211 untuk mengakses Facebook. ribet.

Bagaimana cara kerja DNS ?

Misal ketika anda ketikkan alamat paopao.zone.id di browser maka alur kerjanya adalah :



  1. Laptop anda merequest alamat ip website ke server DNS lokal
  2. Server DNS lokal akan melihat ke dalam database dan cache nya.
  3. Jika cache nya ditemukan maka server dns akan langsung memberikan ip ke aplikasi browser. jika tidak ditemukan maka server dns lokal tadi akan menghubungi dns lainnya
  4. Setelah mendapatkan alamat IP, Server lokal tadi akan menyimpannya sebagai cache sehingga jika ingin menghubungi lagi server tidak perlu menghubungi dns lainnya. permintaan ke dns lain hanya terjadi jika di server lokal tidak ditemukan data atau cache nya.
  5. Alamat IP di berikan ke browser sehingga browser dapat membuka website yang di publikasikan di IP tujuan.
Setelah melihat cara kerja DNS diatas lalu pertanyaan baru muncul. Siapa yang bertanggung jawab untuk menyatukan semua server DNS sehingga Server DNS tersebut mengetahui keberadaan server lainnya ? bagaimana DNS tersebut dapat menghubungi Server DNS lain secara tepat ?
Jawabannya . Semua Server DNS mengetahui Server Root . pemetaannya seperti di bawah ini.
  • Server Root menyimpan informasi ip address dan host semua domain di bawahnya.
  • Domain ‘.com’ hanya menyimpan semua informasi ip address dan host name yang berada dibawahnya saja.
  • ‘.com’ tidak menyimpan informasi yang dimiliki domain ‘.id’
  • Untuk mengetahui ip address contoh-web-id maka dns ‘.com’ akan menghubungi dns diatasnya yaitu dns Root
kesimpulannya, ketika ip yang anda cari tidak ditemukan di server DNS lokal maka server dns lokal tersebut menghubungi server dns yang berada di atasnya dan seterusnya sampai ip address ditemukan.

Penggunaan DNS

DNS bisa diaplikasikan pada router sebagai remote dns untuk komputer-komputer di bawah jaringan router tersebut, atau digunakan langsung di control panel PC anda, atau pada konfigurasi modem jika anda menggunakan modem.

DNS yang paling terkenal dan sering di gunakan adalah DNS milik google. yaitu 8.8.8.8 dan 8.8.4.4
selain kecepatannya yang bagus juga sangat mudah di ingat.
anda bisa googling di internet tentang dns tercepat yang lainnya misalnya DNS Speedy atau Nawala. menggunakan DNS nawala akan mencegah anda membuka domain domain yang dilarang di indonesia.

Semmoga Bermanfaat. :)

Credit : Meretas DC
Pengertian DNS, cara kerja dan fungsinya Pengertian DNS, cara kerja dan fungsinya Reviewed by Pao on 20.05 Rating: 5
ads 728x90 B
Diberdayakan oleh Blogger.